Installasi Proxmox

Installasi Proxmox


 Kamis, 30 Juni 2016




Langkah-Langkah Install Proxmox

 Buat boottable Proxmox di USB, jika sudah masuk bios. Prioritaskan USB Boot dalam prioritas utama.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNvbWZSEbVazik2ahZrc8mWLOh437h-6SVm1_523Yz-6NLZEsF9fpaN_jBZF8YBlLpdXhS3drIUZl3TkBYsiNSUvtVKd0RwG4HgrYhKXh8GSDmHX8wrJAURBWtR093ApF0WdCyjhbcIo7J/s1600/instalasi+proxmox+ve+2.3_001.png

Klik Agree di layar berikutnya untuk menyetujui lisensi GNU Affero GPL yang digunakan Proxmox VE.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt24wbGfZXJ-icV6ieVJ_jNzVFq07cyjF6GgCX2whyphenhyphenz72_LcoKMR0dxQ5Jy_byj2C0BWlZCqjL_YO5tCuo1CKl2hWkqO5TQs6nXHwDP4y6jwRwdvN6a1oUAhF2qutfEHjw1Kh2ij_s5VFk/s1600/instalasi+proxmox+ve+2.3_002.png

Perlu diperhatikan bahwa Proxmox VE akan menggunakan keseluruhan ruang kosong di harddisk yang menjadi target instalasi. Installer akan mendeteksi disk yang terpasang dan melakukan partisi serta format secara otomatis. Apabila sudah yakin tidak ada data penting di harddisk yang digunakan, klik Next.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj59RzVUs-7USUnp9vCSeFj-whLzdTab6U0Ducr1GAYtpoa4guKI11ec8CMxWXe0u5iMwwwUwwXQPWD7R84uGINqgwvnFMw5VAOCCaZff07l0sPkyMlsRzXTMlbwHQuu3K_FEQvuUq6zBhN/s1600/instalasi+proxmox+ve+2.3_003.png

Selanjutnya pilih negara, zona waktu, dan tata letak papan ketik yang kita gunakan.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzwjszhyoiTm2FhUWBlT_P85GCGxwyf04f51FCIghbljWwXpHuTj95EVhPiMUlkrbxalslha6zjHxk_Z_Ic2ts1v1K1vghQlAFfocaHSjmTB67lRvHfrOaa-XAFrUxIN6sFP-9KiTWHQwt/s1600/instalasi+proxmox+ve+2.3_004.png

Tentukan password dan alamat email untuk user root. Usahakan untuk memilih password yang disusun oleh minimal enam karakter. Jika sudah, klik Next.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPm-eQjn0ERSXPMunP5vxiLg_q0zNqPd3cPu3JE4BmKxSmSQZbRpl-MBa0UuwwOl_sFuATxxlcw0NmxRCL7AbvLUOX5xzM5_05IeGfB1H5vTSB7F3ZnfkUylEdlA9QKOh2AjK9KqF9KpzI/s1600/instalasi+proxmox+ve+2.3_005.png

Berikutnya lakukan pengaturan jaringan untuk komponen-komponen berikut:
  • hostname
  • IP address
  • netmask
  • default gateway
  • server DNS

Konfigurasi jaringan Proxmox 2.3

Proses instalasi akan berlangsung selama beberapa waktu. Tunggu hingga selesai.
 Proses instalasi Proxmox 2.3

Di akhir proses instalasi, kita dapat me-reboot PC server untuk masuk ke Proxmox VE 2.3 yang terpasang di harddisk.

Instalasi Proxmox 2.3 selesai

Kita dapat login ke console Proxmox lewat terminal menggunakan user root dan password yang kita tetapkan di atas tadi.


Login ke Proxmox 2.3

Web administrasi dapat kita akses menggunakan browser dengan alamat URL seperti tertera pada layar login console.

WebGUI Proxmox 2.3


Semoga bermanfaat sobat.
Terimakasih...






Related Posts:

Mengenal Fitur-Fitur di Mikrotik

Rabu, 29 Juni 2016.


Assalamu'allaikum Wr.Wb

Selamat sore teman-teman...kali ini saya akan berbagi ilmu tentang mikrotik. Langsung saja kita bahas bersama.

Bismillah...



Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang fitur apa saja yang ada di Mikrotik. Langsung saja kita membahasnya bersama.




FITUR-FITUR DI MIKROTIK/ROUTER



1. Address List : merupakan kumpulan kelompok IP Address yang berdasarkan nama.

2. Bridge : seperti namanya yang ini mempunyai fungsi untuk bridge spinning’tree dan multiple bridge interface bisa juga untuk bridging firewalling.

3. Data Rate Management : merupakan QoS yang memiliki dasar HTB yang menggunakan :
-burst
-PCQ
-RED
-SFQ
-FIFO queue
-CIR
-MIR
-limit antar peer to peer

4. Asynchronous : mempunyai dukungan untuk serial PPP dial-in atau dial-out, memiliki otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.

5. Bonding : mengkombinsaikan beberapa ethernet dalam satu pipa pada koneksi yang sangat cepat.

DHCP: support DHCP tiap antarmuka
DHCP Relay
DHCP Client, multiple network DHCP
static and dynamic DHCP leases.
Monitoring penghitungan: mampu menghitung Traffic IP, log, statistik graph.

6. NTP : kepanjangan NTP adalah Network Time Protokol yang berguna didalam server dan clients atau bisa juga untuk mengsinkronisasi menggunakan GPS system.

7. Poin to Point Tunneling Protocol

Proxy : kemampuannya untuk Cache FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy bisa juga untuk transparent proxy DNS dan HTTP, sangat support protokol SOCKS, parent proxy, static DNS.

8. Routing : Routing statik dan dinamik ; RIP v1/v2,OSPF v2,BGP v4.

9. SDSL : support Single Line DSL, mampu memutuskan suatu jalur koneksi dan jaringan, artinya kita berkuasa jika kita yang pegang settingan ini.

10. Simple Tunne l : Ethernet over IP.

11. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol untuk read only.

12. Firewall dan NAT : support untuk filterisasi koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. keunggulannya adalah kemampuannya dalam memfilter berdasarkan:
MAC address
IP address
range port
protokol IP
pemilihan opsi protokol seperti ICMP
TCP Flags dan MSS

13. Hotspot : bagian ini semua sudah tahu, didalamnya memiliki Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. support untuk limit data, SSL ,HTTPS.

14. IPSec Fitur yang ada adalah :

-Protokol AH dan ESP untuk IPSec
-MODP Diffie Hellmann groups 1,2,5
-MD5 dan algoritma SHA1 hashing;
-mampu mengalogritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256;
-Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5

15. ISDN : support untuk ISDN dial in dan dial out. dengan beberapa otentikasi dibawah ini :
PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius.
supporting 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.

16. M3P : merupakan MikroTik Protokol Paket Packer yang digunakan dalam wireless links dan ethernet.

17. MNDP : merupakan MikroTik Discovery Neighbour Protokol, seperti kebanyakan mempunyai dukungan untuk Cisco Discovery Protokol (CDP).

18. Tool : seperti pada umumnya sebuah router biasa, disini juga dapat test Ping, Trace route, bandwidth test, ping flood, telnet, SSH, packet sniffer, Dinamik DNS update.

19. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.

20. WinBox : sebuah aplikasi untuk remote dan mengkonfigurasi MikroTik itu sendiri.


Dan ini juga tidak kalah pentingnya ya. . .

Apa itu Firewall ?

Apa itu Firewall?
Firewall adalah perangkat yang berfungsi untuk memeriksa dan menentukan paket data yang dapat keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengelola aliran data ke, dari dan melalui router. Sebagai contoh, firewall difungsikan untuk melindungi jaringan lokal (LAN) dari kemungkinan serangan yang datang dari Internet. Selain untuk melindungi jaringan, firewall juga difungsikan untuk melindungi komputer user atau host (host firewall).
Firewall digunakan sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang melekat dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall jika dikonfigurasi dengan benar akan memainkan peran penting dalam penyebaran jaringan yang efisien dan infrastrure yang aman . MikroTik RouterOS memiliki implementasi firewall yang sangat kuat dengan fitur termasuk :
  • stateful packet inspection
  • Layer-7 protocol detection
  • peer-to-peer protocols filtering
  • traffic classification by:
  • source MAC address
  • IP addresses (network or list) and address types (broadcast, local, multicast, unicast)
  • port or port range
  • IP protocols
  • protocol options (ICMP type and code fields, TCP flags, IP options and MSS)
  • interface the packet arrived from or left through
  • internal flow and connection marks
  • DSCP byte
  • packet content
  • rate at which packets arrive and sequence numbers
  • packet size
  • packet arrival time
  • dll
Anda dapat mengakses Firewall Mikrotik via Winbox melalui menu IP --> Firewall
Firewall beroperasi dengan menggunakan aturan firewall. Setiap aturan terdiri dari dua bagian - matcher yang sesuai arus lalu lintas terhadap kondisi yang diberikan dan tindakan yang mendefinisikan apa yang harus dilakukan dengan paket yang cocok. Aturan firewall filtering dikelompokkan bersama dalam chain. Hal ini memungkinkan paket yang akan dicocokkan terhadap satu kriteria umum dalam satu chain, dan kemudian melewati untuk pengolahan terhadap beberapa kriteria umum lainnya untuk chain yang lain.
Misalnya paket harus cocok dengan alamat IP:port. Tentu saja, itu bisa dicapai dengan menambahkan beberapa rules dengan alamat IP:port yang sesuai menggunakan chain forward, tetapi cara yang lebih baik bisa menambahkan satu rule yang cocok dengan lalu lintas dari alamat IP tertentu, misalnya: filter firewall / ip add src-address = 1.1.1.2/32 jump-target = "mychain".
Ada tiga chain yang telah ditetapkan pada RouterOS Mikrotik :
  1. Input - digunakan untuk memproses paket memasuki router melalui salah satu interface dengan alamat IP tujuan yang merupakan salah satu alamat router. Chain input berguna untuk membatasi akses konfigurasi terhadap Router Mikrotik.
  2. Forward - digunakan untuk proses paket data yang melewati router.
  3. Output - digunakan untuk proses paket data yang berasal dari router dan meninggalkan melalui salah satu interface.
Ketika memproses chain, rule yang diambil dari chain dalam daftar urutan akan dieksekusi dari atas ke bawah. Jika paket cocok dengan kriteria aturan tersebut, maka tindakan tertentu dilakukan di atasnya, dan tidak ada lagi aturan yang diproses dalam chain. Jika paket tidak cocok dengan salah satu rule dalam chain, maka paket itu akan diterima.
Connection State (Status paket data yang melalui router).
  • Invalid : paket tidak dimiliki oleh koneksi apapun, tidak berguna.
  • New : paket yang merupakan pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi.
  • Established : merupakan paket kelanjutan dari paket dengan status new.
  • Related : paket pembuka sebuah koneksi baru, tetapi masih berhubungan denga koneksi sebelumnya.

Action Filter Firewall RouterOS Mikrotik
Pada konfigurasi firewall mikrotik ada beberapa pilihan Action, diantaranya :
  • Accept : paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya
  • Drop : menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) 
  • Reject : menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP
  • Jump : melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target
  • Tarpit : menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk)
  • Passthrough : mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya
  • log : menambahkan informasi paket data ke log 



Contoh Pengunaan Firewall pada Router Mikrotik 
Katakanlah jaringan pribadi kita adalah 192.168.0.0/24 dan publik (WAN) interface ether1. Kita akan mengatur firewall untuk memungkinkan koneksi ke router itu sendiri hanya dari jaringan lokal kita dan drop sisanya. Juga kita akan memungkinkan protokol ICMP pada interface apapun sehingga siapa pun dapat ping router kita dari internet. Berikut command nya :
  • /ip firewall filter add chain=input connection-state=invalid action=drop \ comment="Drop Invalid connections" add chain=input connection-state=established action=accept \ comment="Allow Established connections" add chain=input protocol=icmp action=accept \ comment="Allow ICMP" add chain=input src-address=192.168.0.0/24 action=accept \ in-interface=!ether1 add chain=input action=drop comment="Drop semuanya"

Sumber Referensi : http://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/03/belajar-mikrotik-dasar-firewall-mikrotik.html

Semoga bermanfaat dan bisa membantu ya teman :-)

 "Seseorang yang tidak pernah berbuat salah adalah orang yang tidak pernah mencoba melakukan hal baru"  :-)

Terimakasih.

Tinggalkan komentar anda ya teman. karena komentar dan saran dari kalianlah yang mampu membuat blog saya semakin bermakna. 

Wassalamu'allaikum Wr.Wb 

Related Posts:

Install Lamp di Linux mint


Selasa, 28 Juni 2016.


Assalamualikum wr. wb.
 

Kali ini saya akan install lamp di linux mint, silahkan perhatikan langkah-langkah dibawah ini.
Langsung saja....

 

A. Pengertian

LAMP merupakan sebuah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap. Paket-paket tersebut adalah Linux, Apache, MariaDB, dan Php. Penjelasannya seperti berikut ini :

  • Linux >< sistem operasi
  • Apache HTTP Server ><  web server.
  • MariaDB atau MySQL ><  sistem basis data.
  • Php atau Perl atau Phyton ><  bahasa pemrograman yang dipakai.
B. Latar Belakang

Disini saya melakukan installasi untuk LAMP di karenakan, localhost yang dulunya sudah saya buat di linux mint yang dulu, jika sudah di install ulang dengan linux yang baru kita install maka untuk paket-paket aplikasi tersebut akan hilang, dan kita pasti membutukan paket-paket tersebut untuk mendukung praktik kita nantinya, karena ini berhubungan dengan database juga.
 
C. Alat dan Bahan yang diperlukan

  • Laptop
  • Koneksi Jaringan
  • Terminal Emulator
D. Tujuan

Ingin membuat tempat untuk menyiman database di localhost.
 
E. Tahapan pelaksanaan pekerjaan
 
Langkah-langkah menginstall :

1. Masuk ke terminal , masuk ke root
2. Tekan “ apt-get install apache2” lalu tekan Y , enter


 3. Masuk browser “localhost

 
4. Masuk terminal lagi, ketikan “apt-get install libapache2-mod-php5 “ lalu tekan Y , Enter


5. Tekan “service apache2 restart


6. “nano /var/www/html/test.php” , masukan ;

<?php
phpinfo():
?>
 seperti ini



7. Masuk browser “localhost/test.php” , Enter


8. Kembali ke terminal, ketik perintah
apt-get install libapache2-mod-auth-mysql php5-mysql phpmyadmin
tekan Y , Enter

 Kita "Yes" untuk konfigurasi database.



Kita masukan password untuk phpmyadmin.





itu konfirmasi paswword kita.




9. Masukan perintah “apt-get install mysql-server” , masukan password


10.Kita tab untuk memilih "apache2" lalu OK




11. Masukan perintah “nano /etc/php5/apache2/php.ini


Tekan Ctrl+W
Disini kita hilangkan tanda (;) yang ada di baris ;extension=mysql.so  
sehingga baris menjadi extension=mysql.so



12. Jangan lupa untuk me-restart apache2 dengan cara
“service apache2 restart”



13. Masuk browser “localhost/phpmyadmin
masukan user dan password,




14. Tampilan PHPMyAdmin.


F. Kesimpulan

Jika kita sudah menginstall lamp di localhhost linux pada laptop kita, kita sudah memiliki tempat penyimpanan database di localhost linux kita.


Selesai.
Semoga bermanfaat. 

Demikian yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada ejaan yang salah. Terimaksih.

Wassalamu'allaikum Wr.Wb

Related Posts:

Standard Operating Procedure (SOP)


 Assalamu'allaikum Wr.Wb...

Selamat sore kawan.. Kali ini saya akan membahas tentang standard operating procedure. Langsung saja kita membahasnya bersama.

Bismillah...


SOP ( Standard Operating Procedure )

 Hasil gambar untuk pengertian standard operating procedure


SOP merupakan standar instruksi dalam mejalankan suatu tugas atau pekerjaan. SOP dibuat dan didokumentasikan secara tertulis untuk membuat prosedur kerja secara detail dan sistematis
sangatlah penting agar suatu persoalan bisa dijalankan dengan benar dan efektif.

Tujuan dan manfaat SOP

SOP yang baik haruslah mendasarkan pada tujuan dan manfaat sebagaimana poin-poin berikut dibawah ini:
  • Memudahkan proses pemberian tugas serta tanggung jawab kepada pegawai
  • Memudahkan proses pemahaman staff secara sistematis
  • Mendeteksi terjadinya kegagalan, inefisiensi proses dalam prosedur kerja, serta kemungkinan-kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan oleh pegawai
  • Memudahkan dalam hal monitoring dan menjalankan fungsi kontrol dari setiap proses kerja.
  • Menghemat waktu dalam program training, karena dalam SOP tersusun secara sistematis. 

Tahapan membuat SOP

Berikut adalah tahapan-tahapan dalam menyusun SOP:
  • Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai proses kerja baik kualitatif maupun kuantitatif. Hal ini bisa dengan berdiskusi dan melakukan tanya-jawab (interview) dengan Kepala Departemen yang sedang menjabat pada posisi yang akan dibuat SOP.
  • Interview dilakukan agar dapat memahami secara lebih detail proses kerja yang akan dibuat.
  • Gunakan perbandingan dengan lebih dari satu proses kerja agar alur proses kerja mendekati efektif.
  • Gunakan setiap instrumen yang ada dan diperlukan pada setiap proses kerja (tools, hardware, software) untuk di masukkan ke dalam SOP yang akan dibuat.
  • Catat efisiensi waktu, biaya (cost) dan energy lainnya untuk kemungkinan sistem yang akan digunakan. 

Fungsi SOP

Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
  1. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan dalam suatu persoalan
  2. Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak, serta mengatasi masalah yang ada.
  3. Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja, juga untuk memudahkan pekerja memahami suatu masalah.

    Demikian yang dapat saya sampaikan. Terima kasih.

    Wassalamu'allaikum Wr.Wb

Related Posts:

Pengenalan IP Address

IP Address

Sabtu, 25 Juni 2016.


Hallo teman-teman...Apa kabar? Semoga pembaca sehat selalu. Oke, kali ini saya akan berbagi ilmu tentang IP Address. Apa itu IP Address?????  Langsung saja kita bahas itu bersama-sama.. 


A. Pengertian






IP Address adalah sistem pengalamatan IP. IP Address ada 2 jenis, yaitu IP Public dan IP Local. IP Public merupakan IP yang bisa di akses langsung oleh internet, Ip Local adalah IP yang tidak terhubung ke internet, namun bisa di hubungkan ke internet melalui NAT. 

B. Tujuan

Mengenal lebih jauh tentang IP Address, serta memahami jenis, macam, dan kegunaan IP Address. 

C. Rangkuman

A. IP Address

- Adalah sistem pengalamatan setiap host yang terhubung ke jaringan
- Saat ini IP Address yang banyak digunakan adalah IP versi 4. (32 bits / 4 bytes)
- 4,294,967,296 hosts 

>> Pembagian Kelas IP

       IP Address dibagi menjadi 5 kelas, yaitu ; kelas A , kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Perbedaan dari tiap-tiap kelas terletak pada ukuran dan jumlahnya. Perhatikan penjelasan dibawah ini. 

- Kelas A 
     IP ini biasa digunakan pada jaringan WAN, IP address berkisar antara 0 - 127, letak Net ID nya yaitu 1 bagian pertama dan subnet mask nya 255.0.0.0. Contoh : 8.254.168.24

- Kelas B
     IP ini biasa digunakan pada jaringan MAN, IP address bagian pertama antara 128 - 191, yang merupakan Net ID yaitu 2 bagian pertama dan subnet masknya 255.255.0.0. Contoh : 128.142.130.6

- Kelas C
    IP ini biasa digunakan pada jaringan LAN, IP address bagian pertama antara 192 - 223. Letak Net ID nya yaitu 3 bagian pertama dan subnet mask 255.255.255.0. Contoh : 192.168.1.10

- Kelas D
    IP ini lebih sering digunakan untuk multicasting, dalam multicasting tidak dikenal Net ID dan Host ID. IP bagian pertama antara 224 - 247.

- Kelas E
   IP ini digunakan untuk keperluan umum, dan IP bagian pertama antara 248 - 255.
digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh: 8.254.129.11
- See more at: http://spynad.blogspot.co.id/2014/08/pengalamatan-ip-address-rancang-bangun.html#sthash.EUexMNta.dpuf

digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh: 8.254.129.11
- See more at: http://spynad.blogspot.co.id/2014/08/pengalamatan-ip-address-rancang-bangun.html#sthash.EUexMNta.dpuf
digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh: 8.254.129.11
- See more at: http://spynad.blogspot.co.id/2014/08/pengalamatan-ip-address-rancang-bangun.html#sthash.EUexMNta.dpuf
digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh: 8.254.129.11
- See more at: http://spynad.blogspot.co.id/2014/08/pengalamatan-ip-address-rancang-bangun.html#sthash.EUexMNta.dpuf
>> Pengelompokan IP Address

- Pengelompokan IP Address dilakukan dengan subnet-ing. Subnet ….. 0 – 32
- Melambangkan jumlah IP dalam subnet tersebut dengan rumus 2(32-x) 
- Subnet 0 berarti semua 
- IP Address Subnet 32 berarti 1 IP Address

>> Subneting IP 
  • IP Subneting (contoh 1)
- Contoh: 192.168.0.0/24
Netmask : 255.255.255.0
Prefix : /24
IP Network : 192.168.0.0
First HostIP: 192.168.0.1
Last HostIP : 192.168.0.254
Broadcast : 192.168.0.255
HostIP : total IP di dalam Subnet (–) minus 2

  •  IP Subnetting (Contoh 2)
- Contoh: 192.168.0.0/25
Netmask : 255.255.255.128
Prefix : /25
IP Network : 192.168.0.0
First HostIP: 192.168.0.1
Last HostIP : 192.168.0.126
Broadcast : 192.168.0.127
HostIP : total IP di dalam Subnet (–) minus 2

B. Perbedaan IP Static dan IP DHCP

IP Static adalah IP yang bersifat permanen yang diberikan oleh pengguna secara manual. IP Dinamyc merupakan  IP yang mengatur dirinya sendiri atau selalu berubah. IP Dinamyc adalah IP yang bisa mendapat alamat IP secara otomatis yang diberikan oleh DHCP ( Dinamyc Host Configure Protocol).
Perbedaan IP Static dan DHCP
IP Static adalah IP yang tetap atau permanent tidak berubah IP Static merupakan alamat IP yang diberikan secara tertentu oleh pengguna secara manual dan efeknya tidak berubah sedangkan IP Dynamic adalah IP yang dimana mengatur dirinya sendiri atau selalu berubah IP Dynamicadalah IP yang diberikan secara otomatis yang diberikan oles system DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
- See more at: http://spynad.blogspot.co.id/2014/08/pengalamatan-ip-address-rancang-bangun.html#sthash.EUexMNta.dpuf

F. Kesimpulan

IP Address merupakan bagian terpenting dalam komunikasi jaringan, karena IP dijadikan sebagai alamat yang dituju sebuah jaringan. Jika tidak ada IP, maka informasi yang dikirim tidak dapat diterima oleh konsumen.
  
Demikian artikel dari saya, mohon maaf bila ada salah kata atau ejaan di dalamnya. Semoga bermanfaat...

Terimakasih.
Wassalamu'allaikum Wr.Wb




Related Posts: