PENDALAMAN TENTANG CISCO, MACAM SERTIFIKASI CISCO, DAN MENGHITUNG IP
Senin, 22 Agustus 2016.
Assalamu'alaikum W.r W.b
Senin, 22 Agustus 2016.
Assalamu'alaikum W.r W.b
Ini adalah materi yang hari ini disampaikan oleh lembaga Cisco Certified (Routing and Switching) dari Nixtrain Cisco Bandung.
Cisco router adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada jaringan area luas atau Wide Area Network (WAN). Yang bertujuan untuk dapat meneruskan
paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan
tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas
data. Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat
yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya
dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan tepat.
Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU)
seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas
data tersebut dengan cepat.
Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerja CPU. Selain itu, cisco router juga dilengkapi dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS). Memori yang digunakan oleh cisco router masing-masing mempunyai kegunaan sendiri- sendiri sebagai berikut:
Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerja CPU. Selain itu, cisco router juga dilengkapi dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS). Memori yang digunakan oleh cisco router masing-masing mempunyai kegunaan sendiri- sendiri sebagai berikut:
- ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengatur proses boot dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS image.
- RAM berguna untuk menyimpan running configuration dan dan sistem operasi IOS yang aktif.
- NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi awal (start-up configuration).
- FLASH berguna untuk menyimpan IOS image. Dengan menggunakan FLASH, IOS versi baru dapat diperoleh dari TFTP server tanpa harus mengganti komponen dalam router.
Pada
awal 1980-an, ada sepasang suami istri yaitu Len dan Sandy Bosack yang
dulu bekerja di dua departemen komputer yang berbeda yang terletak di Stanford University.
Pasangan ini sedang menghadapi masalah dalam membuat komputer mereka
berkomunikasi satu sama lain. Untuk mengatasi masalah ini, mereka
membuat sebuah server gateway di ruang tamu mereka yang menuju cara
sederhana membuat dua departemen berkomunikasi satu sama lain dengan
bantuan protokol IP. Mereka mendirikan cisco Systems (dengan c kecil)
pada tahun 1984, memiliki server gateway komersial kecil yang membawa
sebuah revolusi dalam Networking. Nama perusahaan diubah menjadi Cisco
Systems, Inc pada tahun 1992. Advanced Gateway Server (AGS) adalah
produk pertama yang dipasarkan perusahaan. Setelah ini datang Mid-Range
Gateway Server (MGS), Compact Gateway Server (cgs), Integrated Gateway
Server (IGS) dan AGS +.
Akhirnya menciptakan router cisco 4000, 7000, 2000, dan 3000
series. Router ini masih ada dan meningkatkan setiap hari. Cisco adalah
pemimpin besar dunia ketika datang ke jaringan untuk Internet. Produk
perusahaan ini mengarah pada kemudahan dalam mengakses dan mentransfer
informasi terlepas dari perbedaan waktu, tempat atau platform.
Sertifikasi CCNA adalah sertifikat yang pertama dalam jajaran
sertifikasi Cisco dan merupakan pendahulu untuk semua sertifikasi Cisco.
Program CCNA dibuat untuk memberikan dasar yang kokoh yang tidak hanya
untuk Cisco Internetwork Operating System (IOS) dan hardware Cisco,
tetapi juga internetworking secara umum.
C. Tujuan
*Bisa memahami perkembangan cisco.
- Mengetahui macam sertifikat seorang sis-admin.
- Dapat menghitung ip dan subnetting dengan cara manual atau dengan VLSM.
1. Mengenal macam-macam sertifikasi CISCO
Saat ini, Cisco memiliki 5 tingkatan sertifikasi, dimulai dari tingkatan
entry (CCENT), associate (CCNA), professional (CCNP), expert CCIE dan
arsitek (CCAr). Dari masing-masing tingkatan sertifikasi tersebut dibagi
menjadi beberapa bidang spesialis (konsentrasi) seperti network
security, Service provider, routing and switching, storage networking,
wireless, dll.
1. CCENT (Cisco Certified Entry Networking Technician)
CCENT merupakan tingkatan sertifikasi cisco paling bawah. Pada
sertifikasi ini kandidat diharapkan memiliki kompetensi untuk memasang,
mengoperasikan dan troubleshoting jaringan enterprise berskala kecil.
Secara garis besar, kurikulum yang ditawarkan meliputi networking
fundamental, teknologi WAN, dasar keamanan jaringan dan konsep wireless,
routing dan switching dan konfigurasi jaringan enterprise berskala
kecil.
2. CCNA (Cisco Certified Network Associate)
CCNA merupakan sertifikasi cisco tahap lanjutan dari CCENT. Selain
memiliki syarat kompetensi pada sertifikasi CCENT. Kandidat yang telah
lulus CCNA juga memiliki pengetahuan yang cukup komprehensif mengenai
fundamental wireless networking, dasar-dasar keamanan jaringan, TCP/IP,
VLSM, CIDR, RIP, EIGRP, OSPF, NAT, ACL, VLAN, dan koneksi WAN.
Macam-macam spesialisasi dari CCNA antara lain: CCDA, CCNA Cloud, CCNA Collaboration, CCNA Data Center, CCNA Industrial, CCNA Routing and Switching, CCNA Security, CCNA Service Provider, CCNA Video, CCNA Voice, dan CCNA Wireless.
3. CCNP (Cisco Certified Network Professional)
Macam-macam spesialisasi dari CCNA antara lain: CCDA, CCNA Cloud, CCNA Collaboration, CCNA Data Center, CCNA Industrial, CCNA Routing and Switching, CCNA Security, CCNA Service Provider, CCNA Video, CCNA Voice, dan CCNA Wireless.
3. CCNP (Cisco Certified Network Professional)
CCNP adalah tingkatan untuk professional, sertifikasi ini menyatakan
bahwa pemiliknya telah memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan
untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting
jaringan LAN/WAN dengan jumlah antara 100 sampai dengan 500 buah
perangkat jaringan. Syarat untuk mendapatkan sertifikat CCNP adalah
harus memiliki sertifikat CCNA terlebih dahulu.
Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain: CCDP, CCNP Cloud, CCNP
Collaboration, CCNP Data Center, CCNP Routing and Switching, CCNP
Security, CCNP Service Provider, CCNP Voice, dan CCNP Wireless.
4. CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert)
4. CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert)
CCIE adalah tingkatan Expert, setiap orang yang memiliki sertifikat CCIE
ini memiliki kemampuan expert untuk mengatasi tantangan tertinggi
dalam bidang networking. Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain:
CCDE, CCIE Collaboration, CCIE Data Center, CCIE Routing &
Switching, CCIE Security, CCIE Service Provider, dan CCIE Wireless.
5. CCAr (Cisco Certified Architect)
5. CCAr (Cisco Certified Architect)
CCAr adalah tingkatan paling tinggi dari semua sertifikasi cisco.
Sertifikat CCAr ini didesain untuk senior network infrastructur
architects. Yang memiliki kemampuan/pengetahuan khusus tentang teknologi
dan arsitektur infrastruktur cisco.
- IP pertama di dalam range IP network.
- Semua host dalam network yang sama memiliki network address yang sama.
- Semua bit dalam porsi host address bernilai 0.
2. Broadcast Address
- Untuk mengirimkan broadcast ke semua host di dalam network.
- IP terakhir range IP network.
- Semua bernilai 1 pada host porsi.
3. Valid IP Address
- IP address yang di assign ke sebuah host/klien.
2.1 Cara menghitung IP
>> Hitung IP (desimal ke biner)
- Misal ip nya 192.168.10.1
Lalu cara menghitunganya adalah:
192 = 128+64+0+0+0+0+0+0 = 1+1+0+0+0+0+0+0
168 = 128+0+32+0+8+0+0+0 = 1+0+1+0+1+0+0+0
10 = 0+0+0+0+8+0+2+0 = 0+0+0+0+1+0+1+0
1 = 0+0+0+0+0+0+0+1 = 0+0+0+0+0+0+0+0
| 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 | Desimal |
| 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 192 |
| 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 168 |
| 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 10 |
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 |


Keterangan:
N = network
H = hostname
dan setiap N/H = 8 bit
misal kelas A = N.H.H.H
N = 8bit
Hx3 = 24bit
Hx3 = 24bit
Kelas B = N.N.H.H
Nx2 = 16bit
Hx2 = 16bit
Kelas C = N.N.N.H
Nx3 = 24bit
Hx1 = 8bit
- Dan berikut adalah cara menghitung kelas A pada gambar dibawah.

- Cara menghitung kelas B

- Cara menghitung Kelas C.


IP Private adalah IP yang biasanya digunakan dalam jaringan
yang tidak terhubung ke internet atau bisa juga terhubung ke internet
tapi melalui NAT.
Contohnya digunakan seperti gambar dibawah:

IP Public adalah IP yang bisa diakses langsung oleh internet
Determining the Number of Valid Subnet caranya lihat dibawah.

-Fungsi -> proses membagi single network menjadi multiple network yang lebih kecil.
- Subneting adalah proses memecah sekumpulan blok ip
address sebuah network menjadi bebrpa kelompok blok IP yang lebih kecil
yang disebut subnet.
Dan contoh lihat gambar dibawah.

Berikut contoh soalnya

- Membagi jaringan menjadi sub jaringan / subnet sesuai kebutuhan host.
- Suatu teknik untuk memperkecil ip yang tidak terpakai.
Contoh soal:
100 host - IT staff - Akuntasi
50 host marketing - sales - manager
25 Host - HRD
2 host admin - sekrektaris
Untuk jawabannya lihat pada gambar dibawah.



D. Referensi
- http://www.transiskom.com/2015/07/mengenal-macam-macam-sertifikasi-cisco.html
- Ebook dari Nixtrain Bandung Pertemuan 1
Wassalamu'alaikum W.r W.b

0 Response to "Training Cisco CCNA Bersama Nixtrain Bandung di BLC Telkom Klaten ( Hari Pertama-Part 1 )"
Posting Komentar